Blog

Pertemuan Alumni Putri, Kiai dan Nyai Sampaikan Pesan tentang Istikamah Beramal dan Bersyukur

almumedia.com · · Diterbitkan 17:45 · 3 menit membaca
Ukuran Teks:

Pertemuan Alumni Putri, Kiai dan Nyai Sampaikan Pesan tentang Istikamah Beramal dan Bersyukur

ALMU MEDIA — Suasana khidmat menyelimuti Pertemuan Alumni Putri Pondok Pesantren Al-Mubarok Miftahul Ulum Putri yang diselenggarakan pada Minggu, 4 Oktober 2026, bertempat di aula Pondok Pesantren Al-Mubarok Miftahul Ulum Putri, Jalan Trans Kalimantan, PRT. Masigi. Kegiatan ini dihadiri sekitar 45 alumni putri sebagai ajang mempererat tali silaturahmi sekaligus memperdalam ilmu agama melalui kajian kitab Mukhtarol Hadist.

Kegiatan diawali dengan pembacaan Surah Yasin dan Asroqol yang diikuti para alumni dengan penuh kekhusyukan. Suasana kebersamaan dan kekhidmatan semakin terasa ketika seluruh peserta mengikuti rangkaian acara yang telah disiapkan.

Salah satu acara utama dalam pertemuan ini adalah kajian kitab Mukhtarol Hadist, yang membahas hadis ke-22, 23, 24, dan 25. Kajian tersebut disampaikan sebagai upaya untuk menambah wawasan keislaman sekaligus mengingatkan para alumni agar senantiasa menjaga semangat menuntut ilmu meskipun telah menyelesaikan pendidikan di pesantren.

Kiai Ahmad Jazuli: Pentingnya Istikamah dalam Beramal

Dalam kesempatan tersebut, KH. Ahmad Jazuli, AM., menyampaikan nasihat tentang pentingnya memiliki amalan rutin yang dijaga secara istikamah. Beliau berpesan agar setiap alumni mempunyai amalan khusus yang terus dilakukan sebagai bentuk ikhtiar mendekatkan diri kepada Allah Swt.

Salah satu amalan yang disampaikan adalah membaca Surah Al-Fatihah sebanyak 100 kali setiap malam dan membaca selawat sebanyak 1.000 kali.

Nasihat ini menjadi pengingat bahwa kesibukan dalam menjalani kehidupan sehari-hari tidak seharusnya membuat seseorang melupakan ibadah. Amalan yang dilakukan secara rutin merupakan salah satu bentuk kesungguhan seorang hamba dalam menjaga hubungannya dengan Allah Swt.

Dengan menjaga amalan, diharapkan para alumni mampu membangun kehidupan yang lebih bermakna, tidak hanya dalam urusan dunia, tetapi juga dalam mempersiapkan bekal untuk kehidupan akhirat.

Nyai Saliyah: Jangan Terlalu Fokus pada Urusan Dunia, Belajarlah Bersyukur

Selain nasihat dari Kiai Ahmad Jazuli, Nyai Saliyah binti Abd. Qosim juga menyampaikan pesan yang tidak kalah penting, yakni tentang pentingnya bersyukur dan tidak terlalu berorientasi pada urusan dunia.

Beliau mengingatkan bahwa memiliki banyak uang bukan berarti kehidupan akan selalu mudah. Semakin banyak harta yang dimiliki, semakin besar pula tanggung jawab yang harus dijalankan. Karena itu, setiap orang hendaknya belajar menerima dan mensyukuri rezeki yang telah diberikan Allah Swt.

Harta memang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Namun, jangan sampai keinginan untuk mengejar kekayaan membuat seseorang lupa terhadap kewajiban agama, keluarga, dan tanggung jawab sosial.

Pesan tersebut menjadi pengingat bagi para alumni bahwa kebahagiaan sejati tidak hanya diukur dari banyaknya harta yang dimiliki, tetapi juga dari kemampuan seseorang dalam bersyukur, menjalankan amanah, dan menggunakan nikmat Allah dengan sebaik-baiknya.

Mempererat Silaturahmi dan Menguatkan Amalan

Pertemuan Alumni Putri ini bukan sekadar ajang berkumpul, melainkan juga menjadi momentum untuk memperkuat ukhuwah Islamiah serta menghidupkan kembali semangat keagamaan yang telah ditanamkan selama menimba ilmu di pesantren.

Melalui kajian kitab dan nasihat dari para guru, para alumni diharapkan mampu menjaga hubungan baik dengan sesama, terus meningkatkan kualitas ibadah, serta menerapkan nilai-nilai pesantren dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa meskipun telah menjadi alumni, hubungan dengan pesantren dan para guru hendaknya tetap terjaga. Ilmu yang telah diperoleh perlu terus diamalkan dan dikembangkan agar memberikan manfaat bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat.

Semoga pertemuan ini membawa keberkahan, mempererat tali silaturahmi, serta menjadi langkah untuk terus istikamah dalam beramal dan senantiasa bersyukur atas segala nikmat yang telah Allah Swt. berikan.

Tinggalkan komentar